Kerajinan dari Bahan Serat dan Tekstil
1. Jenis - Jenis Serat
Pada dasarnya serat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu serat alam dan serat buatan manusian. Berikut penjelasan dari masing masing serat.
a. Serat alam
Serat alam menurut Jumaeri, (1977:5), yaitu serat yang langsung diperoleh di alam. Pada umumnya kain dari serat alam mempunyai sifat yang hampir sama yaitu kuat, padat, mudah kusut, dan tahan penyetrikaan. Secara sederhananya serat alam adalah serat yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan untuk membuat sesuatu.
Serat alam dibedakan menjadi 3 kategori berdasarkan asal-usulnya yaitu:
· Serat tumbuhan
Serat ini biasanya tersusun dari selulosa yang berasal dari tumbuhan. Berikut contoh serat tumbuhan:
Nama Serat
|
Sumber
|
Kapas
|
Biji buah kapas
|
Kapuk
|
Kapuk
|
Goni
|
Tangkai rami
|
Sabut
|
Sabut kelapa
|
Pina
|
Daun nanas
|
· Serat hewan
Serat ini biasanya tersusun dari protein yang berasal dari hewan. Berikut contoh serat hewan :
Nama Serat
|
Sumber
|
Wol
|
Domba
|
Sutra
|
Ulat sutra
|
Bulu
|
Hewan berbulu
|
· Serat mineral
Serat ini tersusun dari silikat magnesium dan kalsium. Contoh serat mineral adalah serat asbes yang berasal dari varietas batu
a. Serat buatan manusia
serat buatan menurut Jumaeri, (1979:35), yaitu serat yang molekulnya disusun secara sengaja oleh manusia. Sifat-sifat umum dari serat buatan, yaitu kuat dan tahan gesekan. Jadi yang dimaksud dengan serat buatan adalah serat yang dibuat manusia untuk dimanfaatkan sebagai bahan membuat sesuatu.
Serat buatan dibedakan menjadi 3 kategori berdasarkan bahan bakunya yaitu:
· Serat polimer alam
Serat ini basanya bersumber dari bahan katun atau kayu yang diperoleh dari alam. Berikut contoh serat polimer alam:
Nama Serat
|
Sumber
|
Rayon
|
Bahan katun atau kayu
|
Asetat
|
Bahan katun atau kayu
|
Tri Asetat
|
Bahan katun atau kayu
|
·
Serat polimer sintetis
Serat sintetis umumnya berasal dari bahan petrokimia. Berikut contoh serat sintetis:
Nama Serat
|
Sumber
|
Nilon
|
Poliamida alifatik
|
Poliester
|
Alcohol dihidrat dan asam tereflalat
|
Akrilik
|
akrilonitril
|
Spandeks
|
poliurethan
|
Polikarbonat
|
Asam karbonat
|
· Serat mineral
Serat ini berbahan dasar anorganik. Berikut contoh serat mineral:
Nama Serat
|
Sumber
|
Kaca
|
Pasir silica, batu kapur
|
Keramik
|
Alumunium, silika
|
Grafit
|
karbon
|
1. Sifat – sifat serat
a. Serat alam
Nama Serat
|
Sifat-sifat
|
Kapas
|
- Serat memanjang datar
- Warna putih krem
- Panjang berkisar 1 cm – 5 cm
|
Linen
|
- tampilan bentuk polygonal
- panjang 15 – 120 cm
- warna putih pudar
|
Wol
|
- Tampilan berkerut
- Warna putih krem
- Panjang hingga 40 cm
|
b. Serat buatan
Nama Serat
|
Sifat-sifat
|
Rayon
|
- Warna transparan
- Cepat terbakar
- Kekuatan cukup baik
|
Poliester
|
- Tampilan halus dan rata
- Warna putih
- Daya serap air kurang dari 1%
|
Akrilik
|
- Permukaan sama dan tidak teratur
- Warna putih
- Daya serap air 1 – 3%
|
2. Karakteristik serat
a. Serat alam
Nama Serat
|
Karakteristik
|
Kapas
|
- Terasa nyaman dan lembut
- Daya elastisitasnya rendah
- Rentan terhadap kerutan
|
wol
|
- Cukup elastis
- Mudah menyerap lembab
- Menyatu dengan suhu tinggi
|
Sutra
|
- Tekstur licin dan berkilau
- Ringan dan kuat
- Tingkat elastisitas lemah
|
b. Serat buatan
Nama Serat
|
Karakteristik
|
Rayon
|
- Lembut dan halus
- Elastisitas rendah
- berkilau
|
Nilon
|
- tingkat elastisitas tinggi
- tahan lama karena kuat
- tahan tehadap jamur dan serangga
|
Poliester
|
- kekuatan baik
- tidak menyerap
- lunak jika dipanaskan
|
1. Jenis – jenis Tekstil
Jenis-jenis tekstil dapat dikelompokan menjadi 4 kelompok besar yaitu:
a. Dilihat dari bentuknya
Dari bentuknya jenis tekstil dibedakan menjadi:
· serat staple
· serat filamen
· benang kain produk jadi
a. Dilihat dari bahannya
Dari bahannya jenis tekstil dibedakan menjadi:
· serat alam
· serat sintetis
· serat campuran
a. Dilihat dari motifnya
· putih
· berwarna
· bermotif/bergambar
a. Dilihat dari konstruksinya
· tenun
· rajut
· renda
· kempa
· benang tunggal
· benang gintir
1. Sifat – sifat bahan tekstil
Sifat dari tekstil tergantung dari sifat serat pembentuknya, oleh karena itu di buku ini dibahas beberapa contoh sifat tekstil berdasarkan seratnya.
a. Katun
· Mudah menyerap air
· Dalam keadaan basah kekuatan bertambah
· Mudah kusut
· Bisa disetrika dalam suhu tinggi
b. Wol
· Tidak mudah kusut karena kenyal
· Mengikat panas
· Jika dipanaskan akan lunak
· Mengantarkan panas
c. Sutera
· Lembut
· Licin dan berkilap
· Jika basah kekuatan berkurang
· Jika dipakai memberi rasa sejuk
d. Dacron, polyester, Nylon
· Cepat kering
· Tidak mudah kusut
· Tahan panas
· Lebih kuat
e. Brokat, lame, songket
· Mudah berubah warna
· Kurang menyerap air
· Tidak tahan suhu tinggi
· Tidak mudah kusut
Komentar
Posting Komentar